Cegah Mewabahnya Covid-19, PD Kebersihan Kota Bandung Bekali Alat Pelindung Diri Bagi Petugas Operasional

oleh

BANDUNG, (SP)- Sebanyak 1.153 pasang sarung tangan, 271 liter Hand Sanitizer, 12.502 tablet Vitamin C dan 1.661 masker dibagikan Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung kepada seluruh petugas operasional sebagai pelengkap APD (Alat Pelindung Diri) dalam melaksanakan tugas penyapuan, pengangkutan sampah dan kegiatan operasional lainnya.

“Guna mencegah wabah covid-19 dijajaran Petugas operasional PD Kebersihan Kota Bandung, meliputi petugas sapu, supir, kru pengangkut sampah, dan pengawas lapangan kami memberikan APD kepada seluruh petugas, selain itu juga membagikan hand sanitizer kepada para penagih dan tim manajemen yang juga memiliki risiko terkena penyebaran Virus Corona,” ujar Pjs. Direktur Utama Gun Gun Saptari Hidayat melalui siaran tertulisnya, Selasa (24/3/2020).

Gun Gun mengatakan, di tengah ajakan dan intruksi Pemerintah untuk WFH (Work From Home), selain petugas kesehatan, petugas PD Kebersihan adalah salah satu garda terdepan yang juga tidak libur dan tetap bekerja dalam situasi ini. Seperti diketahui bahwa masalah pengelolaan sampah ritmenya harian dan tidak bisa diberhentikan.

“ini adalah bagian dari tanggung jawab kami meminimalisir peluang penyebaran virus Corona kepada para petugas kebersihan yang memang tidak bisa libur dan aktivitasnya cukup rentan terhadap penyebaran virus Corona,” katanya saat pemberian simbolis di Kantor Pusat PD. Kebersihan Jl.Surapati 126 Kota Bandung.

Sisi positif dari himbauan untuk WFH lanjut dia, social distancing dan pengurangan kegiatan di ruang publik terutama yang melibatkan banyak orang adalah berkurangnya jumlah timbulan sampah yang dihasilkan oleh kota Bandung yang dibuang ke TPA sarimukti per harinya.

“Data pembuangan ke TPA dalam satu pekan ini terjadi penurunan volume sampah mencapai 33,116 ton/hari dari sebelumnya 1.371.424 ton/hari menjadi 1.338.308 ton/hari atau sebesar 2,4%. untuk Ritasi, terjadi penurunan sebanyak 4 rit/hari dari sebelumnya sebanyak 170 rit/hari menjadi 166 rit/hari atau sebesar 1,5%. Perbandingan dihitung dari sebelum (9 s/d 15 Maret) dan sesudah ditetapkannya status pandemi COVID-19 (16 s/d 22 Maret),” tuturnya.

Sementara itu, Gun Gun berharap, khususnya kepada seluruh warga kota Bandung untuk jaga kebersihan, hidup sehat dan juga sementara mengurangi kegiatan di luar ruangan serta mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat agar terhindar dari penularan virus COVID-19.

“Kegiatan di rumah bisa diisi dengan program merubah budaya baru, yaitu menerapkan kangpisman bersama keluarga di rumah,” tutupnya.(Dans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 + 11 =