Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Pangdam XVI/Pattimura Serahkan 20 Unit Handtraktor Bantuan Presiden RI

oleh
Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Pangdam XVI/Pattimura Serahkan 20 Unit Handtraktor Bantuan Presiden RI

AMBON , SUARAPASUNDAN – Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry A Rahawarin menyerahkan langsung secara simbolis bantuan Presiden RI kepada Kelompok Tani Maluku, berupa 20 Unit handtraktor, bertempat di Lapangan Makodam, Jumat (23/04).

Dalam sambutannya Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry A Rahawarin menyampaikan, penyerahan bantuan tractor ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat petani, dengan meningkatkan sarana mekanisasi pertanian dapat membantu petani mempercepat pengolahan lahan.

Selanjutnya, bantuan Bapak Presiden RI ini diberikan melalui Kodam XVI/Pattimura dalam pemberdayaan wilayah pertahanan lewat ketahanan pangan, yang merupakan upaya peningkatan produktifitas melalui peran pendampingan petani oleh Babinsa yang di lapangan dan akan senantiasa mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan produksi pertanian di wilayah Maluku “ucap Jeffry.

“Nantinya bantuan ini akan distribusikan kepada sentra pertanian di wilayah Maluku, meliputi Kabupaten Tual dan Dobo sebanyak 5 unit, Ambon 5 Unit dan 10 unit di wilayah Pulau Seram dan sekitarnya.

“Kami sangat berterima kasih sekali terhadap atensi dan perhatian Bapak Presiden atas bantuan yang diberikan kepada petani, berupa bantuan mekanisasi pertanian dengan wujud Handtractor.

Hal ini dapat memberikan stimulus peningkatan hasil pertanian dengan mempercepat pekerjaan olah tanah sehingga hasil pertanian dan ketersediaan pangan semakin meningkat, Bantuan dari Presiden ini dapat terrealisasikan berkat kerja sama dengan Tokoh Masyarakat yaitu Bapak Hengky Sirait sebagai penggagas.”ujar Jeffry.

Selain itu juga, tambah Jeffry “diharapkan bantuan ini mampu mewujudkan swasembada pangan, terutama komoditas tanaman holtikultura/sayuran dan buah-buahan yang selama ini dipasok dari luar daerah Maluku, dengan komoditas tersebut yang dihasilkan dari pertanian lokal diharapkan daya beli masyarakat akan lebih terjangkau. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 4 =